Pengertian Chatbot, Fungsi dan Manfaatnya

Di zaman digital business sekarang, chatbot mempunyai peranan yang sangat penting dalam menjalankan suatu usaha yang terkait dengan pelayanan jasa maupun produk yang membutuhkan interaksi dengan customer.

Pengertian Chatbot

pengertian chatbot

Dikutip dari wikipedia, chatbot atau chatterbot yaitu satu diantara tool terbaru dalam pemasaran digital.

Dengan teknologi artificial intelligence (kecerdasan buatan) chatbot bakal merespons, baik pertanyaan atau keinginan dari customer dengan wajar sesuai keyword atau kondisi tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya.

Chatbot yang ada sekarang ini cukup pandai untuk menarik customer potensial dan meyakinkan layanan customer dalam penjualan bertambah lebih efektif tanpa perlu membuang waktu dan sumber daya.

Namun sekarang masih ada beberapa kekurangan fitur atau kapabilitas chatbot, maka dari itu pada kondisi tertentu atau memerlukan penanganan yang kompleks, tetaplah harus manusia yang harus mengatasinya.

Baca juga : pengertian whatsapp

Fungsi Chatbot dan Manfaatnya

Sistem penjualan terus merasakan revolusi di zaman digital teknologi. Sebagian besar strategi pemasaran tradisional sudah beradaptasi dengan perubahan yang terjadi seiring berjalannya waktu. Adapun manfaat chatbot dalam penambahan layanan customer dan digital marketing strategist, diantaranya:

  1. Sebagai Pusat Pelayanan Informasi Terkait Produk atau Brand

Chatbot menjadi perantara yang menghubungkan customer dan penyedia layanan, di mana chatbot ditata sedemikian rupa hingga sanggup menjawab pertanyaan umum yang diajukan customer dengan tepat. Secara tidak langsung, chatbot bisa dikatakan dapat menggantikan beberapa fungsi umum dari customer services.

Misalnya sama seperti yang diuji coba Facebook pada konferensi 2016. Saat itu, mereka manfaatkan chatbot untuk memutuskan menu saat memesan kopi. Sebab belum sungguh-sungguh sempurna, maka dari itu chatbot terus dikembangkan sampai saat ini.

chatbot evaid

Untuk chatbot yang dirancang oleh perusahaan bernama eva.id, chatbot ini telah hadir dengan berbagai fitur menarik, salah satunya adalah bisa memantau secara real time 24 jam yang dapat melayani customer dari beberapa aplikasi chat.

Dengan adanya chatbot, customer menjadi tertolong saat memerlukan informasi seputar produk atau brand, dan tidak perlu menanti antrian yang lama hanya untuk berbicara langsung dengan customer service manusia.

  1. Asisten Belanja E-commerce untuk Meningkatkan Penjualan.

E-commerce merupakan industri yang besar dan hampir semua orang di penjuru dunia menggunakannya karena fungsinya yang terbukti mempermudah pelaku bisnis online dalam meningkatkan usaha dan mencapai target pasar yang lebih luas.

Seiring dengan penambahan infrastruktur serta teknologi, jumlah permintaan yang didefinisikan chatbot mengalami banyak peningkatan, misalkan robot virtual yang telah mempunyai kapabilitas untuk bertindak seperti salesman atau tenaga penjualan yang mengenalkan customer pada suatu produk atau layanan yang telah ada, mengusahakan produk yang diharapkan customer, mencatat pesanan customer, dan masih banyak lagi.

Hal ini tentunya dapat menjadi cara terbaik bagi Anda untuk memotong atau mengurangi biaya operasional, biaya mempekerjakan customer service, sekalian bisa memberikan pengalaman baru untuk customer sehingga berpengaruh pada meningkatnya penjualan.

  1. Menghasilkan Lead untuk Mendapatkan Pelanggan Potensial 

Usaha di seluruh industri memahami bahwa pemasaran, marketing, dukungan customer, dan produksi bukanlah departemen atau sisi yang terpisah. Semua terjalin untuk mendatangkan pendapatan bagi perubahan perusahaan. Itulah yang membuat tim lintas fungsi atau cross-functional tim menjadi arsitektur usaha terkini.

Peristiwa ini sudah bisa dibuktikan dalam digital marketing yang dimana semua aliran atau media bisa digunakan untuk saling berkolaborasi untuk menghasilkan lead dan pendapatan penjualan. 

Chatbot mainkan peranan yang sangat penting dalam situasi ini karena dapat digunakan pada beragam saluran digital untuk mengumpulkan data customer yang berhubungan dengannya, dimulai dari nama, alamat email, nomor telepon, umur, gender, dan memetakan pengunjung berdasar produk yang diminati atau yang tidak diminati.

Dari data serta informasi yang dikumpulkan chatbot, Anda dapat mengenal dari mana pengunjung yang memiliki potensi menjadi pembeli dan mana yang tidak.

Selanjutnya data tersebut bisa Anda gunakan untuk merancang strategi digital marketing yang cocok buat mengerjakan pendekatan kepada customer dalam bentuk pengiriman newsletter, merekomendasikan produk baru yang kemungkinan mereka senangi, memberikan penawaran potongan harga, dan seterusnya.

  1. Meningkatkan Brand Engagement di Media Sosial.

Manfaat penting lainnya ialah script chatbot bisa diubah untuk menyesuaikan dengan bahasa tertentu dari beragam negara dan trend yang tengah berlangsung, sekaligus disesuaikan dengan saluran media sosial yang digunakan.

Bisa disimpulkan bahwa chatbot tidak hanya dapat digunakan pada sebuah situs saja, tetapi bisa juga digunakan di beberapa media sosial, seperti chatbot di halaman Facebook Burger King yang memungkinkannya pengunjung untuk lakukan pemesanan produk.

Pelaku bisnis online dapat memakai chatbot di saluran media sosial untuk meningkatkan kesadaran brand dan cakupan produk.

Hal ini seperti yang dilakukan Disney dalam pemasaran film Zootopia. Mereka memanfaatkan karakter Judy Hopps yang dapat lakukan dialog interaktif dengan customer Disney lewat Facebook messenger.

Bagikan
RajaBackLink.com