Pengertian, Jenis dan Manfaat Sosial Media Marketing

Sosial media marketing atau biasa disebut dengan pemasaran menggunakan sosmed memang sudah sering digunakan oleh banyak orang. Bentuk promosi melalui cara ini akan menggunakan platform sosial hingga situs web jaringan guna mempromosikan suatu produk atau layanan organisasi.

Apa Definisi Sosial Media Marketing?

Definisi sosial media marketing sendiri merupakan suatu bentuk pemasaran digital yang menggunakan situs web jaringan dan sosmed untuk tujuan memperkenalkan dan promosi produk maupun layanan. Cara ini merupakan platform dimana pengiklan akan berinteraksi bersama pelanggan secara online.

Pemasaran sosial media akan melibatkan banyak aktivitas seperti menyebarkan kesadaran merek, membangun kehadiran di jejaring sosial, berhubungan dengan prospek maupun pelanggan lewat konten dan masih banyak lagi. Selain itu, marketer mampu menarik audiens hanya lewat konten.

Dengan begitu, penyusunan konten yang menarik menjadi kunci utama dari penerapan sosial media marketing. Sebagai pengiklan harus dituntut mampu mengarahkan lalu lintas situs web dan sosmed demi meningkatkan angka penjualan lewat cara online tersebut.

Jenis-Jenis Sosial Media Marketing

Hingga saat ini sudah lebih dari 7 miliar orang aktif menggunakan sosial media. Dengan angka tersebut tentu akan membuat tingkat keberhasilan dari penggunaan sosial media marketing menjadi meyakinkan pada hasil penjualan. Jenis platform yang dapat digunakan pun juga beragam, seperti berikut ini:

1. Facebook

Tidak dapat dipungkiri jika platform satu ini memang masih menduduki peringkat pertama sebagai sosial media dengan pengguna terbanyak. Dari fakta ini tentu membuat para pengiklan akhirnya lebih memilih menggunakan Facebook sebagai media pemasaran daripada jenis sosmed lainnya.

Tidak heran jika kini pun Anda bisa menjumpai banyak sekali penyedia jasa komentar Facebook demi meramaikan sebuah akun penjualan. Kelompok umur yang dapat dituju dari platform ini adalah sekitar 18 sampai 45 tahun. Beberapa fitur di dalamnya memang memudahkan para marketer untuk beriklan.

2. Twitter

Beberapa produsen yang berfokus di bidang industri, berita, teknologi, perjalanan, olahraga hingga telekomunikasi pun memilih Twitter sebagai media pemasarannya. Salah satu keunikannya adalah pengiklanan hanya dapat ditunjukkan melalui karakter berjumlah 280 karakter saja.

Salah satu alasan para marketer memilih  Twitter adalah beberapa sumber media menyebut bahwa pengguna platform ini lebih paham penggunaan teknologi. Tentu saja diharapkan mampu memahami apa maksud di dalam pengiklanan. Pastinya hal ini berguna demi meminimalkan kesalahpahaman info.

3. LinkedIn

Sementara penggunaan LinkedIn akan menargetkan pengguna di kalangan umur 25 hingga 45 tahun. Beberapa marketer yang menggunakan platform ini umumnya berfokus pada sektor hukum, BFSI, manufaktur, teknologi, pendidikan, pekerjaan hingga pemasaran sehingga cukup beragam.

Dengan menggunakan LinkedIn, para penggunanya pun mengaku bahwa penggunaan platform ini benar-benar efektif mampu menawarkan banyak peluang untuk mengembangkan bisnis. Sementara bagi individu, mereka memanfaatkannya agar bisa menampilkan keahlian dan keunggulan lain.

4. Instagram

Instagram merupakan platform visual berbasis seluler yang memungkinkan penggunanya untuk berbagai video dan gambar. Popularitas Instagram memang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir ini sehingga diperkirakan akan tumbuh lebih besar lagi.

Hal ini tentunya dikarenakan banyak orang-orang lebih memilih untuk menggunakan platform tersebut sebagai sosial media. Sosmed ini akan memungkinkan penggunanya bisa berbagi video dengan durasi lebih dari satu menit. Fitur ini juga memberikan kesempatan para marketer dapat beriklan.

5. YouTube

Sementara pengiklanan melalui platform Youtube akan menargetkan kelompok umur berkisar antara 18 hingga 55 tahun. Menariknya, hampir semua industri bisa membuat konten video berbagai macam bidang produksi. Hal ini menjadi alasan mengapa banyak sosial media marketing memilihnya.

YouTube sendiri merupakan platform untuk berbagai video online yang memungkinkan pengguna untuk bisa melihat, mengunggah, membagikan kontennya. Pertumbuhannya memang tampak sangat signifikan sehingga pemilihannya sebagai sosial media marketing memang diakui cukup efektif..

6. Pinterest

Bagi Anda yang sering mencari gambar-gambar estetik, tentunya sudah tidak asing lagi dengan apa itu Pinterest. Platform ini pun umumnya menargetkan pengguna pada umur kisaran 18 hingga 45 tahun. Beberapa marketer-nya berasal dari bidang fashion, e-commerce, arsitektur, makanan dan fotografi.

Pinterest sendiri merupakan platform visual yang baik individu dan juga merk guna mencari inspirasi secara estetik dan artistic. Meski sosial media satu ini diakui sangat populer di kalangan wanita di tahun awal peluncurannya, namun penggunaannya kini menyebar di semua gender sehingga cukup efektif.

7. Snapchat

Penggunaan Snapchat untuk keperluan media sosial marketing akan menargetkan umur di kisaran 18 hingga 35 tahun. Beberapa pengguna yang menggunakannya sebagai media pemasaran umumnya berasal dari bidang fashion, kesehatan, makanan dan minuman, konser, live event dan konser.

Snapchat sendiri merupakan platform visual eksklusif seluler lainnya yang mampu menjadikan sebuah konten tampak begitu terkenal lantaran visibilitas konten dalam durasi pendeknya. Postingan berupa gambar dan video akan menghilang setelah 24 jam sehingga memiliki keunikan tersendiri.

8. TikTok

Bagi pengguna sosial media zaman sekarang, tentu sudah tidak asing lagi dengan apa itu TikTok. Target pasarnya berada pada kisaran umur 10 hingga 29 tahun. Beberapa pengguna yang memanfaatkannya sebagai media pemasaran berasal dari sektor hiburan, fashion dan berbagai macam

TikTok ini mirip dengan Instagram dan SnapChat sehingga bersifat eksklusif untuk penggunaan seluler. Aplikasi ini memang berorientasi pada video sehingga melayani audiens dimana telah menyesuaikan apa saja kebutuhan penggunanya.

Manfaat Penerapan Sosial Media Marketing

sosial media marketing

Bagi banyak orang yang belum pernah menggunakan sosial media sebagai media pemasaran, tentu bertanya-tanya apa saja manfaatnya. Dari banyaknya jenis di atas, tentu Anda pun sudah tahu apa saja manfaat dari pengaplikasiannya di dalam dunia promosi. Berikut fungsi utamanya:

1. Selalu Menjadi Top of Mind

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini Anda semua sedang berada di generasi online sehingga tidak mau tenggelam dalam lautan informasi. Orang-orang pun memiliki kebiasaan yang kini disebut FOMO atau fear of missing out.

Istilah tersebut diartikan sebagai perasaan takut akan ketinggalan informasi terbaru sehingga berusaha keras untuk selalu mengetahui semua hal paling update. Salah satu medianya yakni menggunakan media sosial sehingga terasa cukup efektif ketika dijadikan sebagai media pemasaran.

2. Mendapatkan Ide Konten yang Baru

Informasi yang berlebihan dari sosial media sebenarnya mampu menguntungkan Anda untuk dijadikan sebagai sarana pemasaran. Namun apabila bantuan sosmed tersebut digunakan secara maksimal, maka akan membantu sebuah marketer meningkatkan nilai ketertarikannya.

Mereka semua akan mengandalkan referensi dan pemberitaan guna membuat audiens merasa tertarik dengan konten yang diunggah. Dengan begitu, semua pengiklanan akan jauh lebih menarik dan berbobot demi meningkatkan angka penjualan.

Dengan menerapkan sosial media marketing sebenarnya memberikan banyak manfaat bagi seluruh sektor produksi baik skala kecil maupun besar. Anda pun bisa mempelajarinya perlahan demi keberhasilan pemasaran secara lebih optimal.

Bagikan