Berbagai Jenis dan Cara Memaksimalkan Digital Marketing

Digital marketing menjadi peranan yang sangat penting untuk perkembangan perusahaan. Peranan tersebut bisa berdampak buruk atau berhasil pada usaha yang telah dijalaninya.

Terlebih lagi, situasi pandemi ini bisa menyebabkan aktifitas perusahaan jadi terhambat. Misalkan kegiatan meeting yang harus datang ke kantor menjadi serba online atau biasa disebut WFH (Work From Home).

Kegiatan tersebut merupakan hal yang baru karena biasanya para karyawan kerja dari pagi hingga sore untuk datang ke kantor. Tapi dilihat dari situasi sekarang, kerja hanya di rumah aja.

Ada banyak perusahaan kecil yang terkena imbas dan akhirnya gulung tikar. Akhirnya para karyawan juga terkena PHK.😭

Namun ada juga yang berhasil survive memulihkan keadaan perusahaannya. Hal ini tentunya didasari oleh kemampuan perusahaan tersebut dalam mengatasi masalah.

Salah satunya dengan cara memaksimalkan digital marketing yang bisa membuat perusahaan tumbuh. Nah apa sih digital marketing itu?

Simak artikel ini sampai habis supaya dapat membantu peranan perusahaan yang Anda bangun.

Pengertian Digital Marketing

cara memaksimalkan digital marketing

Menurut wikipedia, digital marketing atau pemasaran digital adalah suatu usaha untuk mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan.

Di era modernisasi ini, pemasaran melalui media digital sangatlah penting. Dulu kalau mau pesan makanan harus datang ke tempatnya langsung, tapi sekarang pakai media digital sudah bisa memesannya dengan modal handphone dan internet saja.

Maka dari itu, penerimaan teknologi internet menjadi sangat luas. Tak heran banyak perusahaan-perusahaan menjadikan media pemasaran digital sebagai teknik promosi marketing pilihan utama.

Baca juga : cara memulai usaha dari nol

Perbedaan Internet Marketing dengan Digital Marketing

cara memaksimalkan digital marketing

Perbedaan internet marketing dengan digital marketing itu hampir mirip, yaitu cara mempromosikan suatu produk secara luas menggunakan internet.

Meskipun hampir sama, tapi ada perbedaan yang sangat mencolok apabila dilihat dari segi pemasaran produk dan cara kerjanya. Apa aja sih perbedaannya?🙄

Internet marketing merupakan strategi memasarkan produk melalui internet dengan tujuan meningkatkan branding, penjualan, branding, dan mempengaruhi konsumen untuk membeli produk tersebut baik itu barang maupun jasa.

Sementara digital marketing merupakan suatu sistem pemasaran produk yang menjangkau pelanggan secara cepat, tepat, dan pribadi melalui pemasaran media digital di internet.

Dengan kata lain, internet marketing masuk di dalam penerapan digital marketing. Media pemasran digital mempunyai jangkauan yang sangat luas dibandingkan dengan internet.

Berbagai Jenis dan Cara Memaksimalkan Digital Marketing

Jika ingin mempelajari lebih lanjut mengenai jenis dan cara memaksimalkan digital marketing bisa ikuti beberapa langkah sebagai berikut:

Website dan Search Engine Optimization (SEO)

Di era digitalisasi saat ini, banyak orang yang mencari informasi penting melalui media internet. Apalagi saat mereka ingin berbelanja online, lalu mengetikan keyword tersebut di mesin pencari.

Hasil pencarian tersebut ialah ada beberapa website yang nangkring di halaman pertama (page one). Maka tak heran banyak traffic website masuk dan penjualannya lewat media digital ini.

Website merupakan kebutuhan primer yang harus dimiliki tiap perusahaan. Dengan memiliki website, perusahaan dapat meningkatkan visibilitas produk mereka di dunia digital.

Search Engine Optimization (SEO) adalah cara untuk mengoptimasi website supaya mendapat peringkat tinggi pada hasil pencarian di Google atau mesin pencari lain.

Tujuannya tentunya meningkatkan visibilitas dan traffic website, sehingga perusahaan lebih berkembang melalui sektor digital.

Search Engine Optimization (SEO) sendiri di bagi menjadi dua bagian penting, yaitu On-Page SEO dan Off-Page SEO.

On-Page SEO adalah langkah-langkah optimasi konten yang ada pada sebuah post atau pages, seperti keyword, judul, heading, permalink, jumlah kata, gambar, video, dan sebagainya.

Sedangkan off-page SEO adalah optimasi aspek yang berada di balik layar, seperti backlink, kecepatan website, upgrade server, dan sebagainya.

Mengingat website adalah salah satu komponen utama dalam membangun identitas brand secara online, ada baiknya Anda mempelajarinya agar bisa mempercepat laju pertumbuhan bisnis.

Namun dalam membuat sebuah website, diperlukan kemampuan khusus bahasa pemrograman dasar seperti HTML, CSS, PHP, JavaScript, dan lainnya.

Kebetulan ada beberapa rekomendasi jasa pembuatan website profesional dan menarik agar dapat menjangkau potensial customer secara online. Hal ini tentunya bikin orang dapat mengakses website kapanpun dimanapun.

Baca juga: rekomendasi penyedia hosting murah

Search Engine Marketing (SEM)

Selain buat website dan optimasi Search Engine Optimization (SEO), langkah selanjutnya adalah meningkatkan visi atau biasa disebut Search Engine Marketing (SEM).

SEM merupakan bagaimana cara meningkatkan visibilitas website pada halaman hasil mesin pencari seperti Google (SERP).

Berbeda dengan SEO yang berfokus kepada peningkatan performa organik, sedangkan SEM mengutamakan hasil nyata yang diperoleh baik secara organik maupun berbayar (iklan).

Tujuan SEO agar mendapatkan hasil teratas pada hasil pencarian organik, sedangkan tujuan SEM adalah menduduki posisi teratas baik itu secara organik maupun berbayar.

Email Marketing (EM)

Salah satu strategi bisnis semakin maju ialah mempromosikan produk dengan menggunakan media email marketing. Meskipun metode ini sedikit lebih tradisional, Anda bisa membangun hubungan jangka panjang dengan customer, metode ini bisa dikatakan lebih tepat.

Email marketing sebenarnya sama dengan email yang biasa Anda gunakan. Perbedaannya hanya terletak pada isi emailnya saja. Isi email marketing lebih spesifik ke pemasaran jasa, barang, dan produk. Kata-kata yang digunakan dalam email marketing biasanya bersifat ajakan dan persuasif.

Apabila Anda ingin menggunakan email marketing sebagai media promosi, jangan sampai email yang dikirimkan dianggap spam ya😉

Email marketing diharuskan mempunyai lead atau data terlebih dahulu, maka dari itu silahkan atur strategi promosi semenarik mungkin agar form email yang telah disiapkan banyak customer yang isi.

Social Media Marketing (SMM)

cara memaksimalkan digital marketing

Dilihat dari namanya aja pasti sudah tau kan?😆

Yups. Sosial media marketing (SMM) merupakan bentuk pemasaran digital yang menggunakan media sosial.

Pemasaran lewat sosial media saat ini sudah menjadi tren yang banyak dilakukan oleh perusahaan kecil maupun besar.

Faktanya, hampir semua kategori demografis dari berbagai usia, pekerjaan, hobi, dan ketertarikan dapat dijangkau di media sosial.

Beberapa contoh platform media sosial antara lain Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIn, dan masih banyak lagi.

Pemasaran menggunakan sosial media ini melibatkan banyak aktifitas, Anda diharus membangun interaksi kepada customer, menyebarkan merek produk, membangun komunitas, membuat konten yang bermanfaat, dan terakhir mengarahkan ke situs web supaya dapat banyak traffic / kunjungan.

Penutup

Itulah beberapa jenis dan cara memaksimalkan digital marketing yang sering terjadi bahkan bisa membunuh usahamu.

Anda diharuskan mempunyai sebuah website usaha tersebut agar customer dapat mencari produk yang Anda tawarkan di internet.

Nah dalam optimasi sebuah website, perlu memahami teknik SEO dan SEM. Kalau sudah bisa menerapkannya, bisa disisipkan dengan membangun lead email marketing.

Selain itu, metode marketing yang bisa diterapkan pada contoh diatas adalah media sosial. Apalagi tidak mengoptimalkan penggunaan sosial media.

Diantaranya adalah mengabaikan komentar/chat customer di sosial media, membeli follower / likes palsu, dan sebagainya.

Bagaimana? Anda tertarik mengaplikasinya langsung? Gasskenn..😁

Bagikan
RajaBackLink.com