Awalnya pelaksanaan proklamasi 17 Agustus 1945 direncanakan di Lapangan Ikada, tetapi Soekarno tidak menyetujuinya dan memindahkan ke Jalan Pegangsaan Timur No 56 Jakarta. Alasan pemindahan tempat pelaksanaan adalah….
- Jalan Pegangsaan Timur markas para aktivis dan tokoh pergerakan
- Lapangan Ikada sulit dijangkau masyarakat karena terlalu jauh
- pelaksanaan di Lapangan Ikada ditakutkan memicu bentrok dengan militer Jepang
- menghindari provokasi tentara Sekutu dan pihak asing
- Lapangan Ikada adalah pusat militer Jepang
Dilansir dari Ensiklopedia,jawaban yang paling benar adalah: C. pelaksanaan di Lapangan Ikada ditakutkan memicu bentrok dengan militer Jepang.
Pembahasan
Menurut kami jawaban A. Jalan Pegangsaan Timur markas para aktivis dan tokoh pergerakan benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain.
Menurut kami jawaban B. Lapangan Ikada sulit dijangkau masyarakat karena terlalu jauh adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain.
Menurut kami, jawaban C. pelaksanaan di Lapangan Ikada ditakutkan memicu bentrok dengan militer Jepang adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi berada di internet.
Menurut kami jawaban D. menghindari provokasi tentara Sekutu dan pihak asing adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan.
Menurut kami jawaban E. Lapangan Ikada adalah pusat militer Jepang adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar untuk pertanyaan Awalnya pelaksanaan proklamasi 17 Agustus 1945 direncanakan di Lapangan Ikada, tetapi Soekarno tidak menyetujuinya dan memindahkan ke Jalan Pegangsaan Timur No 56 Jakarta. Alasan pemindahan tempat pelaksanaan adalah…. adalah C. pelaksanaan di Lapangan Ikada ditakutkan memicu bentrok dengan militer Jepang.